Dorong BLUD di Bangka Belitung, MKKS Bersama Gubernur Berkunjung ke SMK 5 Surabaya

Puluhan Kepala Sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Provinsi Babel bersama Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman melakukan kunjungan ke SMKN 5 Surabaya, pada Selasa (4/2/2020).

Tujuan kunjungan ini untuk melihat dan belajar terkait pelaksanan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk Melayani jual beli produk siswa, yang telah dijalankan SMK 5 Surabaya.

Total 33 SMK di Provinsi Bangka Belitung yang diwajibkan untuk melaksanakan BLUD, dengan harapan bisa memajukan sekolah dari hasil keahlian dan bidang masing-masing sekolah.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah, Provinsi Babel, Basir, mengatakan, kedatangan mereka ke SMK 5 Surabaya sebagai upaya untuk melihat pengelolaan sekolah dalam pelaksanan BLUD.

“Pertama melihat di SMK 5 ini, yang direkomendasikan menjadi contoh di tingkat Nasional di Surabaya, Jawa Timur. Tujuan kita datang karena ingin melihat dan belajar dari sisi administrasi, pengelolaan keuangan, pengelolaan aset berkaitan dengan BLUD,”ungkap Basir kepada wartawan, Selasa (4/2/2020).

Ia menjelaskan dari apa yang didapatkan nantinya, diharapkan bisa diterapkan ke 33 SMK di Bangka Belitung.

“Pengelolaanya sesuai jurusan dan keahlian SMK masing masing, contoh SMK 2 itu Teknologi, SMK Pariwisata, SMK 4 Pelayaran, SMK 5 Farmasi. Kita sat ini kurang lebih 70 persen sudah siap, adminitrasi sudah siap, melalui SK Gubernur, tinggal menunggu regulasi, tarif, sehingga kita bisa berjalan,”ungkapnya.

Untuk efektifnya berjalan BLUD ini, direncanakan pada Februari hingga Maret nanti.

“Insyah Allah Februari atau Maret kita jalankan yang jelas ini belajar, semoga cepat berkembang inovasi sekolahnya. Tentunya dengan dorongan kepemimpinan di Sekolah, boleh mengembangkan keahlianya, dengan harapan menjadi sumber masukan sekolah”terangnya.

Guru SMK se Pangkalpinang Kumpul di Pantai Temberan

Keluarga besar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kota Pangkalpinang mengadakan family gathering. Kegiatan bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) mengusung tema Membangun kebersamaan dalam keberagaman diikuti SMK Negeri dan Swasta se Pangkalpinang, berlangsung di Pantai Tembran Kabupaten Bangka, Sabtu (21/3) lalu.

Dalam family gathering digelar berbagai kegiatan lomba diantaranya lomba merias wajah, futsal, balap karung dan lagu. Guru-guru SMK negeri dan swasta membaur satu sama lainnya dalam rangka untuk memupuk kebersamaan.

Ketua MKKS SMK Kota Pangkalpinang, Agus menjelaskan family gathering dalam rangka silaturahmi SMK se Pangkalpinang. Kegiatan diikuti sembilan sekolah SMK se Pangkalpinang, 5 SMKN, SMK PGRI, Tunas Karya, Bhakti dan Sore.

“Family gathering diikuti keluarga besar guru SMK, suami, istri dan anak dalam rangka silaturahmi dan memupuk keakraban keluarga besar guru SMK,” jelas Agus.

Menurut Agus, kegiatan kumpul semua guru SMK baru pertana kali dilakukan. Namun untuk kepala sekolah SMK se Pangkalpinang sering bertemu. Family gathering keluarga besar guru SMK Negeri dan Swasta se Pangkalpinang digagas satu bulan lalu. Kegiatan ini dipikul secara bersama-sama 9 SMK se Pangkalpinang.
“Kegiatan gathering ini, merupakan bersama-sama dilakukan sembilan sekolah SMK. Dimana untuk lebih mendekatkan para guru-guru,” jelasnya.
Menurut Agus, untuk bertemu guru-guru kalau tidak dilakukan seperti ini cukup sulit. Namun dengan gathering, akan membuat lebih efeksitf.Sementara Kepala SMKN 2 Pangkalpinang Yulizarman mengemukakan, Dalam menyatukan guru-guru SMK se Pangkalpinang dilakukan dengan berbagai cara. Seperti gathering yang berlangsung di Pantai Temberan Sungailiat Bangka. Penggagas gathering SMK se Pangkalpinang dilakukan SMKN 2 Pangkalpinang.
“Ini merupakan acara kekeluargaan guru SMK se Pangkalpinang. Mungkin selama ini tidak saling kenal, adanya pertemuan merupakan wadah untuk bertemu guru-guru se SMK,” ujarnya.
Dijelaskan Yulizarman ada sekitar 600 guru SMK negeri dan swasta di Kota Pangkalpinang. Acara gathering guru SMK se Pangkalpinang dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Pangkalpinang Ubaidi, Kabid PSM Jeanny Anepta, dan Pengawas Masitoh. (rya)

Siswa SMA dan SMK di Pangkalpinang Uji Coba Ujian Online Pakai Smarphone

Sekolah Menengah Atas Negeri dan SMKN di Pangkalpinang melakukan uji coba ujian menggunakan sistem online, Jumat (15/1/2016).

Ujian Dalam Jaringan (UDJ) dilakukan siswa kelas X SMAN 1,2 dan 3 serta SMKN 1, 2, 3, 4 dan 5 Kota Pangkalpinang sebagian besar menggunakan smartphone dan laptop.

Bagi siswa yang tidak memiliki Smartphone, disiapkan fasilitas sekolah dengan menggunakan laptop.

Pelaksanaan UDJ yang diikuti siswa kelas 10 berjalan dengan lancar.

Sementara itu fasilitas koneksi internet berjalan lancar, kendatipun hanya ada beberapa kendala siswa untuk membuka jaringan internet.

Ditemui Bangkapos.com, Jumat (15/1/2016) Kepala Dinas Pendidikan Pangkalpinang Edison Taher, menjelaskan ada sembilan sekolah tingkat SNA/SMK Negeri yang melakukan uji coba ujian dalam jaringan (UDJ) di Kota Pangkalpinang.

“Siswa kelas X SMA dan SMK Negeri di Pangkalpinang mengikuti ujian online Tingkat Asean. Dimana soal-soal ujian dibuat organisasi Kementerian Pendidikan ASEAN,” jelas Ediaon.

Menurut Edison, yang melaksanakan ujian online ada diikuti beberapa kota di Indonesia.

“Tidak sampai 10 kota di Indonesia yang ikut ujian online. Yang terbesar seperti Bandung dan Pangkalpinang,” ujarnya.

Dikemukakan Edison, pada saat bersamaan pada hari ini, Jumat (15/1/2016), Bangkok, Bandung dan Pangkalpinang mengadakan teleconference.

Edison menjelaskan bahwa soal-soal yang dibuat dalam ujian online sudah standar ASEAN.

“Dulu, kita masih mimpi MEA dan untuk pendidikan sudah lima tahun lalu siswa disiaokan melalui ujian digital,l ungkap Edison.

Sehingga dikatakan Edison, siswa di Kota Pangkalpinang sudah mengerjakan soal-soal yang dibuat guru-guru Vietnam, Thailand.

“Sebaliknya anak-anak di Negara Asean, dapat mengerjalan soal-soal yang dibuat guru-guru di Pangkalpinang